Rabu, 08 Januari 2014

I'm pregnant

Dokter menyatakan aku hamil saat pertama kali aku periksa pada Agustus 2013 lalu
Saat ini usia kandunganku 6 bulan.
Kami bahagia...
namun di balik kebahagiaan itu, aku mengalami kelemahan fisik selama ini..
Ternyata aku dinyatakan positif virus cmv.
teter menunjukkan positif dengan angka yang cukup tinggi. 730.
aku pusing vertigo setiap hari.

Sampai saat ini aku harus mengkonsumsi obat anti virus dari dokter kandungan.
Sudah 4 bulan ini aku meminumnya, namun belum ada perubahan. Aku mulai putus asa.

Aku mulai membaca - baca artikel tentang virus, vertigo dan penyembuhannya.
AKhirnya kutemukan seorang terapist virus yang aku derita.
AKu mulai mengkonsumsi obat dari beliau.
AKu berharap dan berdoa agar aku mendapat solusi. Supaya kesabaran dan kekuatanku berbuah manis sehingga aku bisa sembuh total dari sakit vertigo ku ini.

Tuhan, beri kami kekuatan lebih untuk melewati ini semua

Berkat dari Tuhan

Bang Ben, begitu teman - teman memanggil suamiku.
'Cinta' kami berdua saling memanggil satu sama lain.

Setelah pernikahan kami, suamiku masih bekerja di Jakarta.
Aku di Yogyakarta.
Kami menikmati keadaan ini. Saling mendukung.
Apapun yang kami jalani...indah adanya.

Hingga suatu waktu, Mei 2013. Bang Ben jatuh sakit. aku tak kuasa mendengar kabar itu.
aku percaya suamiku kuat menghadapi sakitnya.
Gangguan saluran pencernaan menjadi diagnosa awal di rumah sakit di Jakarta.
Aku datang menemaninya dengan sekuat kemampuanku.
Satu minggu dan bang Ben dapat kembali pulang. Meski ada dugaan terdapat batu yang mengganggu saluran nya.

Minggu berikutnya, bang Ben menjalani pemeriksaan lagi untuk treatment batunya.
AKu sudah berada di Yogyakarta lagi waktu itu.
Betapa aku panik setelah mendengar bang Ben tak sanggup menahan reaksi obat yang dimasukkan ke dalam tubuhnya sehingga jantungnya sedikit terpacu.
Satu minggu berikutnya bang Ben harus dirawat lagi di rumah sakit di Jakarta.
Tak terbayangkan aku merasa menjadi istri yang tak berguna karena aku tak bisa menemaninya saat di rumah sakit yang kedua.
Begitu pulang ke rumah,, aku kembali ke jakarta dan menemani hari - harinya selama satu minggu.
kesehatannya mulai membaik. Bahkan dokter spesialis jantung di rumah sakit jantung terkemuka di jakarta menyatakan jantung suamiku dalam keadaan baik - baik saja tanpa gangguan sedikitpun.

Puji Tuhan
Setelah melalui beberapa pertimbangan, suamiku kembali ke Jogja pada bulan Juni 2013.
Kami pun berkumpul lagi.
Siap merencanakan kehidupan yang lebih baik lagi. Berkati kami Tuhan.

Wedding day --- marriage life

Puji Tuhan
Tak perlu aku mengisahkan bagaimana perjalanan kasihku dengan nya.
Namun, karena kekuatan cinta kami yang sudah sejak 1995 lalu, akhirnya kami menikah.

Sabtu, 10 11 12 menjadi hari baru untuk ku dan suami ku Ruben Egbert Yohannes. Kami menikah dengan kebahagiaan penuh dan harapan sukacita untuk saling berbagi bahagia maupun duka. Kami percaya Tuhan beri kesanggupan itu.


Rabu, 01 Januari 2014

Masih saja

Masih saja

First of January 2014
and I am still here ... 

Welcome my new year!
Saat orang - orang sibuk berpikir atau mungkin sudah mencatatkan resolusinya di tahun ini, 
aku masih setia di sini.. menunggu keajaiban - keajaiban datang menghampiriku.

Satu keajaiban sudah datang padaku. 
Blog ini menjadi lembar - lembar yang akan aku isi dengan cerita keajaiban-keajaiban dalam hidup yang sedang aku tunggu.

Thanks to you, my beloved husband-Ruben Egbert
Blog ini pasti akan sangat penting bagiku.
sederhana saja 
Ayo kita buat tahun ini lebih bermakna.
dan makna hidupku, ingin juga diambil oleh orang lain yang membacanya.

Happy blogging, my self.
Happy reading, my friends ....

salam 
Emil

Hi, my blog ... Rasanya sayang untuk menyimpan precious moments di hardisk saja ... sejuta cerita dalam utusan karya di benua seberang ... ...